Terseret Arus Pantai Saat Memancing di Pantai Sakerah, Heru Ditemukan Meninggal

 

BINTAN (KGK) – Seorang warga Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri ditemukan tewas tenggelam saat sedang memancing di pinggir pantai Sakerah. Korban terbawa arus air kencang yang tiba tiba pasang. Jasad korban ditemukan oleh tim SAR 1 hari setelah tenggelam.

Dengan menggunakan drone, tim SAR Tanjungpinang akhirnya menemukan tubuh Heru dalam kondisi mengambang dan meninggal di Pantai Sakerah, Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri pada hari Senin (14/6/2021).

Heru dilaporkan hilang terbawa arus saat memancing di bibir pantai Sakerah, tepatnya di depan pelabuhan nelayan pada hari Minggu (13/6/2021) lalu bersama lima rekannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi mengatakan korban dilaporkan hilang terbawa arus laut yang pasang secara tiba tiba. Dua orang rekan korban yang saat itu juga terseret air laut berenang dan berhasil selamat naik ke darat.

Tubuh Heru yang ditemukan oleh Tim SAR Tanjungpinang 300 meter dari pantai Sakerah.

Tubuh Heru yang ditemukan oleh Tim SAR Tanjungpinang 300 meter dari pantai Sakerah.

Sedangkan korban mengalami lemas dan diduga tenggelam terseret arus pantai. Miswadi mengatakan korban atas nama Heru ditemukan pada hari Senin 14 Juni 2021 sekitar pukul 11:30 wib di Pantai Sakerah, dengan jarak 300 meter dari lokasi korban pertamakali memancing bersama lima orang rekannya.

Saat ditemukan tubuh korban sudah mengambang dalam kondisi meningga dunia. Miswadi mengatakan saat itu juga Tim SAR dan unsur gabungan yang melakukan pencarian langsung membawa jasad korban ke RSUD Provinsi Kepri yang berada di Lobam.

“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur gabungan yang melakukan pencarian kembai ke pangkaan masing-masing,” ujar Miswardi. (Dwa)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.