Lakukan Penipuan, Mantan Lurah di Tanjungpinang Menyerahkan Diri ke Polisi

 

TANJUNGPINANG (KGK) – Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan seleksi penerimaan taruna Institusi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Vina Saktiani akhrinya menyerahan diri ke Polres Tanjungpinang pada hari Senin (31/5/2021) lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Suprihadi kepada sejumlah wartawan, Kamis (3/6/2021). “Benar, Vina Saktiani baru pulang dari Pekanbaru hari Senin kemarin langsung datang ke Polres Tanjungpinang menyerahkan diri,” ujar Iptu Suprihadi .

Vina Saktiani yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang beberapa bulan yang lalu dalam kasus penipuan, saat ini ditahan di Rutan Polres Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun kasus yang menjerat Vina Saktiani terkait dugaan penipuan penerimaan seleksi taruna IPDN. Korban merupakan anggota DPRD Bintan, dimana Vina Saktiani menjanjikan anak anggota DPRD Bintan tersebut akan lolos IPD dengan membayar uang sebesar Rp. 300 juta.

Karena anaknya tidak lulus IPDN, korban lalu melapor ke Polres Tanjungpinang. Setelah dilakukan penyelidikan, Vina Saktiani di tetapkan tersangka oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang pada tanggal 22/4/2021 lalu.

Vina Saktiani di tetapkan tersangka setelah penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menaikkan statusnya menjadi tersangka penipuan. Diantaranya keterangan para saksi dan bukti permulaan yang cukup.

Vina Saktiani sebelumnya pernah menjabat sebagai Lurah Tanjung Ayun Sakti di Kota Tanjungpinang selama 2 tahun, yakni pada tahun pada tahun 2016 sampai 2018. Tersangka terakhir berdinas di Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan atau Bappelitbang Tanjungpinang.

Sejak berdinas di Bappelitbang dari tahun 2020 akhir, Vina Saktiani jarang masuk kantor dan non job sejak kasus penipuan yang membelitnya. Berdasarkan informasi yang didapat dari rekan tersangka, kasus penipuan yang dilakukan Vina Saktiani cukup banyak dan baru satu korban yang melapor ke polisi. (Dwa)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.