Calo IPDN Vina Saktiyani Mengaku Setor Ratusan Juta Rupiah ke Panitia Seleksi Penerimaan

 

TANJUNGPINANG (KGK) – Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra dalam keterangan rilisnya di Polres Tanjungpinang, Jumat (4/6/2021) menjelaskan modus oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tanjungpinang bernama Vina Saktiyani dalam melakukan penipuan berkedok calo yang bisa meloloskan korbannya masuk ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

AKP Rio Reza Parindra menjelaskan tersangka Vina Saktiyani dengan korban seorang anggota DPRD Bintan baru kenal melalui keponakan tersangka. Kemudian korban langsung meminta bantuan agar anaknya bisa diterima dalam seleksi Taruna IPDN.

Tersangka Vina Saktiyani pun menyanggupi dan kemudian meminta sejumlah uang sebesar Rp. 300 juta rupiah kepada korban. Namun setelah uang diberikan anak korban ternyata tidak berhasil masuk ke IPDN.

“Kepada penyidik tersangka mengaku menyerahkan uang sebesar Rp 200 juta kepada seorang dosen dan pejabat IPDN. Selain itu tersangka juga mengaku menyerahkan uang lagi sebesar Rp. 60 juta kepada seorang panitia seleksi penerimaan IPDN degan inisial A,” AKP Rio Reza Parindra.

AKP Rio Reza Parindra juga menjelaskan pihaknya sudah menyurati Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri untuk mengecek apakah nama nama yang disebut oleh tersangka tersebut termasuk dalam panitia seleksi IPDN.

“Dari penjelasan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri nama yang disebut oleh tersangka tersebut tidak ada, dan tidak pernah menjadi panitia penerimaan Taruna IPDN,” ujar AKP Rio Reza Parindra.

Vina Saktiyani yang juga pernah menjabat sebagai Lurah Tanjung Ayun Sakti selama 2 tahun ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan dengan pasal 372 KUHP dan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Dwa)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.