Oknum Lurah dan Oknum Ustad Cabul Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara dan Denda 5 Miliar Rupiah

TANJUNGPINANG (KGK) – ER oknum Lurah dan RZI oknum ustad yang telah melakukan pencabulan terhadap 2 orang anak dibawah umur terancam hukuman 15 tahun penjara dan denda 5 miliar rupiah.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando saat melakukan konfrensi pers terkait kasus pencabulan oleh kedua orang pelaku tersebut terhadap anak dibawah umur

“Tersangka akan dikenakan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman ancaman pidana 5 tahun atau paling lama 15 tahun dan denda 5 milliar rupiah, AKBP Fernando kepada sejumlah wartawan di Mapolres Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando menjelaskan kejadian pencabulan terhadap 2 orang anak dibawah umur tersebut terjadi pada tahun 2019, dimana yang melakukan pertama seorang oknum ustad yang mengajar di salah satu SD swasta di Kota Tanjungpinang berinisial RZI.

Korban lalu menceritakan kejadian pencabulan yang dilakukan oleh RZI kepada pamannya yang merupakan seorang Lurah di Tanjungpinang berinisial ER. Bukannya membela, sang paman malah melakukan hal yang sama kepada ponakannya tersebut.

Pada hari Jumat tanggal 24 April 2020 sekira pukul 05.30 Wib saat korban dan tersangka ER sedang menonton tv di lantai dua rumah nenek korban. Tiba-tiba tersangka ER pegang kedua payudara korban sambil mengatakan, “Jangan kasih tau siapa siapa ya nin. Janji ya sama om. Nanti keluarga kita berantakan,” sambil tetap mengelus kedua payudara korban.

Terungkapnya kasus pencabulan ini setelah istri tersangka ER curiga terhadap korban. Kemudian istri ER mengecek hanphone korban, dimana ada percakapan antara korban dengan tersangka ER tentang seksual, dan menanyakan apa yang terjadi.

“Kepada istri tersangka ER, korban mengakui pencabulan dilakukan oleh pamannya sendiri yang tidak lain oknum Lurah di Kota Tanjungpinang berinisial ER,” ungkap Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando.

Selain terancam hukuman penjara, karier ER sebagai Lurah dan RZI sebagai guru yang mengajar disalah satu SD swasta di Tanjungpinang dipastikan akan dipecat.

Adapun barang bukti yang diamankan 1 helai baju tidur motif bunga, 1 celana helai tidur motif bunga merk, 1 helai jilbab warna merah maroon dan 1 helai baju gamis warna merah maroon milik korban. (Dwa)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.