5 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kanwil Hukum dan HAM Kepri Lockdown

 

TANJUNGPINANG (KGK) – Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Kepri melakukan locdown selama12 hari. Hal ini dilakukan setelah diketahui sebanyak 5 orang pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut dibenarkan Humas Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Kepri Rinto Sitorus saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapps pada hari Kamis (7/1/2020).

“Benar, ada 5 orang pegawai yang positif Covid-19. Kantor saat ini dilaksanakan lockdown (berhenti sementara operasional) sampai tanggal 15 Januari 2021. Saat ini sudah dilakukan penyemprotan disenfektan setiap 2 hari sekali di lingkungan perkantoran selama lockdown. Seluruh pegawai Kemenkumham Kepri juga sudah dilaksanakan test rapid antigen,” ujarnya.

Dilanjutkan Rinto Sitorus lockdown dilakukan sejak hari Senin tanggal 4 Januari sampai tanggal 15 Januari 2021. Rinto Sitorus mengatakan adapun perjalan kelima pegawai tersebut pernah melakukan kunjungan ke Semarang dan Jogja pada tanggal 29 Desember 2020 lalu.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam membenarkan ada 5 pegawai Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Kepri yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Jumlah totalnya iya, tapi periode terinfeksinya berlainan waktunya,” ujar Rustam.

Sementara itu aktifitas di Kantor Kanwil Hukum dan HAM saat ini masih terlihat seperti biasanya. Beberapa kendaraan roda empat maupun dua terlihat berjejer di parkiran.

Salah seorang pegawai Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Kepri yang ditemui membenarkan saat ini kantor ditutup sementara. Pegawai ada yang bekerja dari rumah, sedangkan yang datang ke kantor bila memang ada kebutuhan yang mendesak.

“Yang datang ke kantor biasanya pekerjaan tidak bisa dilakukan dari rumah, seperti tandatangan dokumen. Itupun tidak boleh lama selama berada di kantor,” ujar seorang pegawai Kanwwil hukum dan HAM Provinsi Kepri yang enggan menyebutkan namanya. (Dwa)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.