BNPP RI Bangun Infrastruktur Pelayanan Dasar Masyarakat dan Potensi Ekonomi Kawasan Perbatasan Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bintan

BNPP RI Bangun Infrastruktur Pelayanan Dasar Masyarakat dan Potensi Ekonomi Kawasan Perbatasan Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bintan
Infrastruktur pelayanan dasar masyarakat yang dibangun BNPP di Kabupaten Bintan, seperti Puskesmas di Desa Kawal dan Tanjunguban, rumah dinas guru di Tanjunguban dan rehab rumah nelayan di Desa Pengudang dan pembangunan jalan di Desa Berakit.

 

BINTAN (KGK) – Kabupaten Bintan adalah salah satu kabupaten yang memiliki batas laut dengan negara Singapura dan Malaysia. Kabupaten Bintan secara administasi memiliki 4 Lokpri (lokasi prioritas) Kecamatan perbatasan dari 10 kecamatan yang ada, yaitu  terdiri dari Lokpri Kecamatan Bintan Utara, Kecamatan Teluk Sebong, Kecamatan Gunung Kijang dan Kecamatan Bintan Pesisir.

Dalam pembangunan infrastrutur kawasan perbatasan Bintan, Pemkab Bintan sangat konsen dalam menangani pembangunan infrastrutur pelayanan dasar masyarakat, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, penyedian air bersih, infrastuktur pemukiman, perumahan dan konektivitas antar pulau. Banyak APBD Bintan telah di gulirkan dalam pemenuhan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan.

Tahun 2019 Pemkab Bintan mendapatkan DAK AFIRMASI 20 M dan tahun 2020 sebesar 29 M yang diperuntukkan untuk pembanguan di 4 lokpri perbatasan Kabupaten Bintan, seperti puskesmas, rumah dinas guru SD dan SMP, sarana air bersih, sanitasi komunal, jalan stategis desa dan perumahan Bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

Potensi Desa Wisata di kawasan perbatasan, seperti Pengudang Bintan Mangrove, Desa Wisata Ekang.

Potensi Desa Wisata di kawasan perbatasan, seperti Pengudang Bintan Mangrove, Desa Wisata Ekang.

Dalam rangkaian itu BNPP meninjau langsung pembangunan infrastruktur di kawasan Perbatasaan Kabupaten Bintan beberqapa hari yang lalu seperti :

1. Pembangunan Puskesmas Kawal di lokpri perbatasan kec gunung kijang dan puskesmas Tanjunguban di Lokpri perbatasan Kecamatan Bintan Utara.

2. Pembangunan jalan stategis desa di Desa Berakit di Lokpri Kecamatan Teluk Sebong. Jalan tersebut telah dimanfaaatkan oleh masyarakat nelayan diperbatasan dalam menunjang pemasaran hasil nelayan.

3. Meninjau perumahan BSPS di Desa pengudang di Lokpri Kecamatan Teluk Sebong sebanyak 35 unit rumah nelayan.

4. Meninjau pembanguan perumahan dinas guru SD di Tanjunguban di Lokpri Kecamatan Bintan Utara.

5. Meninjau pulau terluar di perbtasan Bintan, yaitu pulau Malang Berdaun dan Pulau Berakit di Lokpri perbatasan Teluk Bintan.

6. Dan meninjau potensi ekonomi melalui desa wisata di kawasan perbatasan, seperti Pengudang Bintan Mangrove, Desa Wisata Ekang dan Gurun Pasir di Busung.

7. Selain itu rombongan Humas BNPP RI juga meninjau pengelola kelapa menjadi produk makanan di PT Bionesia Bintan, produksi kelapa yang dijadikan makanan olahan dan menfaatkan hasil petani kelapa dan tenaga kerja local.

8. Dan juga meninjau pemanfaatan per karangan melalui penanaman. Hidroponik sayuran yang dapat dimanfaatkan penambahan ekonomi kelurga disaat musim utara dimana nelayan tidak dapat turun ke laut di kawasan perbatasan Kabupaten Bintan.

Selama ini Pemkab Bintan melalui bupati Bintan sangat konsen dalam pengembangan pembangunan dikawasan perbtasan dalam upaya membangun infrastrutur pembangunan dan pengembangan UMKM bagi masy nelayan pesisir. (Dwa)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.