MAKI Meminta Pembatalan Debat Cabup Natuna di Surabaya

NATUNA (KGK) – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia ( MAKI ) meminta pembatalan acara tersebut karena akan terjadi pemborosan biaya untuk tiket dan akomodasi Natuna-Surabaya pergi pulang.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada media ini, Jumat (6/11/2020) mengatakan semestinya kegiatan debat tersebut cukup di Natuna dan jika tujuan untuk menjangkau masyarakat luas bisa memakai jaringan medsoa seperti yotube, instagram, facebook dll.

Lebih Lanjut Boyamin Saiman mengatakan penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran, berlebihan dan tidak bermanfaat maksimal dapat dikategorikan merugikan negara yang mengarah kepada korupsi.

“Apabila KPU Natuna tetap menyelenggarakan debat Cabup di Surabaya maka Kami akan melaporkannya ke DKPP dan Bawaslu termasuk opsi untuk melaporkan ke penegak hukum,” ujarnya.

Boyamin Saiman menuturkan seharusnya KPU Natuna mesti menyadari saat ini pandemi Covid-19 masih merajalela di kota besar termasuk Surabaya sehingga dikuatirkan peserta akan membawa pulang Covid-19 ke Natuna.

“Jika nantinya ada yang tertular maka anggaran negara akan tersedot kepada pasien Covid-19 sehingga KPU Natuna bisa dianggap turut andil dalam terkurasnya anggaran negara untuk biaya pandemi Covid-19,” tukasnya.

Dilanjutkan Boyamin Saiman, KPU Natuna mestinya bijak dan lebih mementingkan negara dan rakyatnya dibanding bepergian ke Surabaya yang bisa menimbulkan persepsi jalan-jalan plesiran.

Berdasar pengumuman KPU Natuna akan dilakukan debat antar Cabup Natuna pada pada hari Jumat tanggal 13 November 2020 di Surabaya yang akan disiarkan secara langsung oleh TV lokal setempat. (Red)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.