Polresta Barelang Amankan 2 Pelaku Trafiking, 15 Korban Berhasil Diselamatkan

 

BATAM (KGK) – Pada hari Sabtu tanggal 3 Oktober 2020 sekira pukul 11.00 Wib, Unit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang yang di pimpin oleh Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang IPTU Prawiro Hadi Wijaya, S.T.K, S.I.K telah mengamankan 2 (dua) orang terduga pelaku tindak pidana orang perseorangan dilarang melaksanakan penempatan pekerja migran Indonesia dengan dasar penangkapan LP-A/94/X/2020/KEPRI/RESTA BRLG/SPKT, tgl 3 Oktober 2020.

Waktu kejadian pada hari Sabtu tanggal 03 Oktober 2020 sekira pukul 11.00 wib. Dengan TKP Perum. Bandara Mas Blok E 3 No 3, Kec. Batam Kota – Kota Batam. Adapun kedua tersangka yakni inisial S dan MS yang beralamat di Perumahan Bandara Mas, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Sebanyak 15 orang korban yakni Marnita Yesti Kadu asal Sumba NTT, Sri Yuniati Kaheleba asal Kupang, Zeni Laligawi asal NTT, Ike Dupe adal Rote NTT, Eka Jayanti, asal Pati Jawa Tengah, Susi Purwanti asal Jambi, Berta Bata asal Sumba Barat NTT, Dewi Sartika, Labuhan Batu Lombok, Dian Prihatini, Tanjung Pandan Bangka belitung, Indra Mati asal Malang, Widayati asal Palembamg, Yuli Prihatini asal Temenggung Jawa Tengah, Iis Ardriani asal Lingga Pura Lampung Tengah, Ernia Telalipora, Sumbang asal Kelimpuning Sumbang NTT dan Jenni Hair asal Pahola Sumba NTT.

Tersangka S pelaku dugaan trafiking yang diamankan unit PPA Poltabes Barelang.

Tersangka S pelaku dugaan trafiking yang diamankan unit PPA Poltabes Barelang.

Kronologis Kejadian pada hari Sabtu tanggal 03 Oktober 2020 sekira pukul 11.00 Wib mendapatkan Informasi dari masyarakat tentang Adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yg ditampung di Perum. Bandara Mas Blok E 3 No 3, Kec. Batam Kota – Kota Batam.

Kronologis penangkapan pada hari Sabtu tanggal 03 Oktober 2020 sekitar pukul 11.00 wib Unit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang yang di pimpin oleh Kanit PPA Polresta Barelang IPTU Prawiro Hadi Wijaya mendapat informasi bahwa di Perum. Bandara Mas Blok E 3 No 3, Kec. Batam Kota – Kota Batam terdapat tempat penampungan pekerja migran Indonesia.

Kemudian Unit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang langsung mendatangi TKP tersebut dan bahwa benar di alamat tersebut terdapat 15 orang pekerja migran Indonesia yang di tampung oleh Sulasdi dan Mia Sumiasih Amat Basuki. Setelah itu dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 13 (tiga belas) buah Paspor milik Pekerja Migran Indonesia, 4 (empat) lembar Tiket pesawat dan 1 (satu) lembar tiket kapal.

Tersangka MS pelaku dugaan trafiking yang diamankan unit PPA Poltabes Barelang.

Tersangka MS pelaku dugaan trafiking yang diamankan unit PPA Poltabes Barelang.

Kemudian Unit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang yang di Pimpin langsung oleh Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Barelang IPTU Prawiro Hadi Wijaya langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku dan membawa ke mako Polresta Barelang guna proses lebih lanjut.

Pasal yang di sangkakan Pasal 81 UU RI NO 18 tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan Ancaman hukuman minimal 10 tahun penjara dan denda 10 milyar. Barang Bukti yang di amankan 13 (tiga belas) buah Paspor; 4 (empat) lembar tiket Pesawat; 1(satu) lembar tiket kapal.

Kapolresta Barelang Polda Kepri AKBP Yos Guntur Yudi F.S, SH, SIK, MH membenarkan bahwa Unit PPA telah melakukan penangkapan atas perkara Tindak Pidana “ Orang Perseorangan DIlarang Melaksanakan Penetapan Pekerja Migran Indonesia” sekarang sudah dalam tahapan penetapan tersangka (sidik) ungkap Kapolresta yang disampaikan melalui Kasubaghumas AKP Betty Novia. (Dwa/Hum)

Comments

comments

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.